Produk
Workflow Management
Sistem workflow internal untuk merapikan pekerjaan lintas divisi, mulai dari request, assignment, SLA, approval, notifikasi, sampai riwayat proses.
Untuk siapa
Workflow Management
Workflow Management mengubah request informal menjadi proses yang terlihat dan akuntabel. Setiap request memiliki owner, status, riwayat, dan jalur yang disepakati dari intake sampai selesai.
- Tim layanan internal yang menangani request dari banyak divisi
- Manajer yang bertanggung jawab terhadap approval, SLA, dan visibilitas beban kerja
- Organisasi yang ingin mengurangi ketergantungan pada koordinasi berbasis chat
Modul yang dapat disiapkan
Form request, kategorisasi, dan assignment otomatis
Antrian tugas, owner, tenggat, dan tracking SLA
Approval bertahap serta riwayat proses lengkap
Notifikasi, reminder, dan eskalasi
Dashboard beban kerja, bottleneck, dan penyelesaian
Dari kebutuhan ke sistem yang dipakai
Workflow Management
Sistem workflow internal untuk merapikan pekerjaan lintas divisi, mulai dari request, assignment, SLA, approval, notifikasi, sampai riwayat proses.
- 01
Pilih proses dengan volume atau friksi koordinasi tertinggi.
- 02
Definisikan status, owner, aturan approval, dan ekspektasi layanan.
- 03
Mulai dari satu tim, sempurnakan berdasarkan penggunaan nyata, lalu perluas ke workflow terkait.
Pertanyaan umum
Apakah departemen berbeda dapat memakai workflow berbeda?
Ya. Platform bersama tetap dapat memiliki tata kelola konsisten sementara tiap proses memiliki field, routing, dan approval sendiri.
Apakah dapat memberi notifikasi melalui kanal yang sudah dipakai?
Ya. Integrasi notifikasi direncanakan berdasarkan kanal dan tools yang sudah diandalkan organisasi.